PAMEKASAN,– Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Pamekasan mematangkan persiapan menjelang pelantikan akbar pengurus masa khidmat 2026-2031.
Acara yang menjadi simbol babak baru perjuangan NU di Bumi Gerbang Salam ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, di Pondok Pesantren Maslakul Huda, Panempan, Pamekasan.
Ketua PCNU Pamekasan, KH. Muchlis Nasir, mengatakan pelantikan ini penting untuk memberi suntikan semangat bagi seluruh jajaran pengurus.
“Kami berharap warga Nahdliyin antusias hadir. Ini momentum sakral yang akan dihadiri ribuan orang, mulai dari para masyayikh, sesepuh NU, hingga tokoh dari berbagai elemen,” ujarnya.
Pelantikan diprediksi berlangsung khidmat dengan kehadiran tokoh-tokoh besar. Berdasarkan koordinasi dengan pengurus wilayah dan pusat, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, beserta jajaran Rais Aam PBNU dijadwalkan hadir langsung untuk melantik pengurus baru.
Selain seremonial pelantikan, KH. Muchlis menegaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, PCNU Pamekasan akan fokus pada sektor strategis selama lima tahun ke depan. Salah satu prioritas utama adalah pengembangan kemandirian ekonomi umat.
Untuk memastikan kelancaran acara yang melibatkan massa besar, pihak keamanan sudah menyiapkan pengamanan matang. Mandataris PC GP Ansor Pamekasan, H. Badri Khumaini, menyatakan pihaknya menyiapkan tiga peleton Banser untuk mengawal jalannya acara.
“Personel akan disebar di seluruh titik lokasi, mulai dari sektor barat, timur, hingga pengamanan khusus di ruang VIP para kiai,” jelas H. Badri.
Banser juga bersinergi dengan aparat kepolisian untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, mengingat lokasi acara berada di area yang cukup padat.
Titik fokus pengamanan berada di pintu utama sebelah timur rumah sakit, karena menjadi akses masuk peserta dari berbagai kecamatan. Tujuannya menciptakan suasana aman, nyaman, dan khidmat bagi para kiai serta tamu undangan.
PCNU Pamekasan berharap pelantikan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi akbar, tetapi juga titik tolak untuk menggerakkan ekonomi kemaslahatan bagi masyarakat luas.
