SUMENEP-Bank BPRS Bhakti Sumekar mengapresiasi atas prestasi membanggakan kembali ditorehkan Pemerintah Kabupaten Sumenep, dengan diraihnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Sumenep Hairil Fajar menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut dan menilai hal ini sebagai cermin kuatnya komitmen pemerintah daerah terhadap prinsip akuntabilitas.
“Kami sangat mengapresiasi capaian WTP kedelapan ini. Ini adalah bentuk nyata dari integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan daerah, yang tentunya berdampak positif bagi iklim investasi dan kepercayaan publik,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa BPRS Bhakti Sumekar akan terus menjadi mitra strategis Pemkab Sumenep dalam mendorong sinergi lintas sektor, memperkuat ekosistem keuangan lokal, serta mendukung program-program pembangunan daerah.
Sementara itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa raihan WTP dari BPK RI ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah.
Ia mengapresiasi semua pihak, termasuk BPRS Bhakti Sumekar, yang selama ini ikut andil dalam menjaga stabilitas dan integritas keuangan daerah.
Sebagai opini tertinggi dari BPK, WTP menandakan bahwa laporan keuangan Pemkab Sumenep telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan bebas dari kesalahan material.
“Konsistensi delapan kali berturut-turut menjadi indikator kuat bahwa Sumenep terus berada di jalur yang benar dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujarnya.
