Pamekasan, DINAMIKAPOS – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan memberikan apresiasi tinggi kepada SDN Kowel 3 Pamekasan atas terselenggaranya kegiatan lepas pisah siswa yang dikemas secara kreatif, edukatif, dan sarat nilai budaya serta religius.
Kegiatan yang menghadirkan drama musikal Madura bertajuk “Perang Puputan” dengan tema GHAi Bintang tersebut dinilai sebagai bentuk inovasi luar biasa dalam dunia pendidikan dasar, karena mampu mengintegrasikan pembelajaran karakter, pelestarian budaya lokal, dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam satu panggung yang inspiratif.
Akhmad Basri Yulianto, SH., M.Si, Kadisdikbud Kabupaten Pamekasan menyampaikan bahwa apa yang dilakukan SDN Kowel 3 merupakan contoh konkret pendidikan yang holistik dan berorientasi masa depan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah kreatif SDN Kowel 3 Pamekasan. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi menjadi media pembelajaran yang menyentuh aspek karakter, budaya, dan spiritualitas siswa secara seimbang. Ini adalah wajah pendidikan yang kita harapkan,” ujarnya.
Menurutnya, pengemasan kegiatan dalam bentuk drama musikal berbasis kearifan lokal Madura menunjukkan bahwa sekolah mampu menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, dekat dengan kehidupan siswa, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius sebagai fondasi utama.
“Melalui pertunjukan seperti ‘Perang Puputan’, anak-anak tidak hanya belajar tampil percaya diri, tetapi juga memahami makna perjuangan, kebersamaan, dan keikhlasan. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak dan berkarakter kuat,” tambahnya.
Ia juga berharap inovasi seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pamekasan untuk terus menghadirkan kegiatan pendidikan yang kreatif, bermakna, dan berakar pada budaya daerah.
“Kami mendorong seluruh satuan pendidikan untuk tidak ragu berinovasi. SDN Kowel 3 telah menunjukkan bahwa pendidikan berbasis budaya dan religius dapat dikemas secara menarik dan berdampak besar bagi siswa,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pamekasan optimistis bahwa generasi muda akan tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap budaya lokal serta menjunjung tinggi nilai-nilai keimanan dalam kehidupan sehari-hari.
Apresiasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan penuh terhadap upaya sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inspiratif, berkarakter, dan berdaya saing.
