Pamekasan, DINAMIKAPOS – Polemik Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MI Miftahul Ulum Panagguan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, memasuki babak baru. Aktivis Lingkar Melati Bersatu (LMB) bersama Satuan Tugas (Satgas) MBG dijadwalkan akan melakukan inspeksi langsung ke dapur MBG di Desa Pangorayan, Senin (22/6/2026).
Rencana sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari berbagai sorotan publik terkait pelaksanaan program MBG, mulai dari menu makanan yang dinilai tidak sesuai standar hingga dugaan adanya intimidasi terhadap guru penerima manfaat.
Aktivis LMB, Zainal Erdogan, menegaskan bahwa sidak ini penting dilakukan untuk memastikan kondisi riil di lapangan sekaligus menjawab berbagai laporan yang berkembang di masyarakat.
“Kami bersama Satgas akan turun langsung ke lokasi untuk mengecek dapur MBG Pangorayan. Ini penting agar semua jelas, apakah sudah sesuai SOP atau justru ada pelanggaran,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Menurutnya, dapur yang melayani sekitar 2.984 siswa tersebut perlu diperiksa secara menyeluruh, baik dari sisi standar operasional, kelayakan fasilitas, hingga sistem pengolahan limbah.
Zainal juga menekankan bahwa sidak ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga akan menelusuri dugaan tekanan terhadap guru yang sempat menjadi sorotan.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran, termasuk dugaan intimidasi, maka harus ada penindakan. Program ini tidak boleh disalahgunakan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Satgas MBG Kabupaten Pamekasan, Sukriyanto, menyatakan kesiapan pihaknya untuk turun bersama melakukan pengecekan di lapangan.
“Informasi yang kami terima akan kami tindaklanjuti dengan turun langsung ke lokasi bersama pihak terkait,” katanya.
Di sisi lain, Kepala SPPG Proppo Pangorayan, Thowilus Shidqi, menyampaikan bahwa pihaknya siap menerima pemeriksaan. Ia menegaskan dapur MBG yang dikelolanya telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Meski demikian, hingga berita ini ditulis, Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kabupaten Pamekasan belum memberikan tanggapan resmi terkait rencana sidak tersebut.
Sidak bersama antara LMB dan Satgas MBG ini diharapkan mampu membuka fakta di lapangan sekaligus menjadi langkah awal evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di Pamekasan, agar berjalan sesuai ketentuan dan prinsip transparansi.
