SUMENEP — Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar kembali menunjukkan komitmennya sebagai bank milik daerah yang responsif dan pro-rakyat. Tak hanya fokus pada layanan perbankan, BPRS Bhakti Sumekar juga aktif menerapkan layanan jemput bola dalam mendistribusikan berbagai bantuan sosial (bansos) langsung ke desa-desa, balai desa, gudang, hingga perusahaan rokok.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan berjalan cepat, tepat sasaran, serta memudahkan masyarakat penerima manfaat. Beberapa program bantuan yang disalurkan melalui skema ini di antaranya Bansos Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) serta Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Untuk penyaluran DBHCHT, BPRS Bhakti Sumekar bahkan mendatangi langsung gudang maupun perusahaan rokok. Sementara untuk BLT DD, petugas bank datang langsung ke balai desa agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor bank.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, H. Hairil Fajar, menegaskan bahwa layanan jemput bola ini merupakan bentuk nyata kehadiran bank di tengah masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap bantuan dari pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat penerima tanpa hambatan. Karena itu, kami hadir langsung ke desa, ke balai desa, bahkan ke perusahaan rokok agar proses penyalurannya lebih cepat, aman, dan nyaman,” ungkap H. Hairil Fajar.

Menurutnya, banyak penerima bansos yang berasal dari kalangan pekerja, buruh pabrik rokok, maupun masyarakat desa yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Oleh sebab itu, pendekatan jemput bola menjadi solusi efektif untuk memangkas jarak layanan.

Selain mempercepat penyaluran, kehadiran langsung BPRS Bhakti Sumekar di lapangan juga sekaligus menjadi sarana edukasi literasi keuangan syariah kepada masyarakat, termasuk pentingnya menabung dan mengelola keuangan dengan baik.