Pamekasan, DINAMIKAPOS – SMP plus Nurul Hikmah Pamekasan menggelar acara yang bertajuk AKSI NUHA ( Aksi Kreasi Nurul Hikmah ) pada tanggal (17/01/26). Kegiatan tersebut menampilkan pertunjukan kesenian antar kelas dengan mengusung tema ” Bhabat Alas Madura ” .
Purnama Ningsih,S.Pd, menyampaikan dengan bangga kegiatan tersebut akan terus tumbuh setiap tahunnya dengan tujuan mencari potensi anak didik lewat jalur bidang seni dan budaya.
” Tema ini diangkat agar para santri SMP Plus Nurul Hikmah Pamekasan khususnya dapat mengenal identitas budaya madura ditengah gempuran zaman dan bertujuan mengenalkan akar budaya Madura agar potensi para santri bisa di ketahui lewat bidang seni dan budaya ” ungkap Kepala Sekolah Plus Nurul Hikmah.
Diantara tampilan Aksi Nuha 2026 ada Sakera,Marlena,Api tak kunjung padam,Potre koning,Pertempuran di tanah jung cang cang,bhàngsacara dan ragapatmi,dan asal mula kota socah.
” Selain itu Aksi Nuha ini merupakan ajang tahunan untuk melatih kreativitas,kerja sama,dan meningkatkan kepercayaan diri para santri agar berani tampil dan menunjukkan jati diri di depan publik, Alhamdulillah. Acara ini berjalan lancar berkat kerja sama yg baik antara lembaga,yayasan,komite dan wali santri”. Tambah ustadzah Ningsih Sapaan akrabnya.
Aksi Nuha 2026 berjalan dengan lancar dan meriah dengan antusias tinggi wali santri sehingga setiap tahun pelaksanaan berjalan lancar dan spektakuler.
Pengamat yang di datangkan oleh SMP Plus Nurul Hikmah tak tanggung – tanggung, langsung melibatkan dari lembaga kemitraan pemerintah Dewan Kesenian Pamekasan di antaranya ada Bapak Zainollah sebagai pengamat kesejarahan, Ibu Fitria Rika sebagai pengamat bidang Tari Pertunjukan dan Tocil Tanah Garam sebagai pengamat bidang Teater. Ketiga pengamat tersebut tergabung dalam sebuah lembaga mitra Pemerintah bernama Dewan Kesenian Pamekasan.
