Surabaya, DinamikaPos – Sejumlah elemen masyarakat yang mengatasnamakan Jaringan Kawal Jawa Timur berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu, 3 Juni 2026. Aksi tersebut ditujukan untuk menyuarakan tuntutan terkait berbagai dugaan persoalan tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum di Jawa Timur.

Massa aksi akan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Hibah, badan usaha milik daerah (BUMD), sektor Pendidikan, Perbankan daerah, serta isu-isu lain yang dinilai perlu mendapatkan perhatian aparat penegak hukum.

Aksi direncanakan berlangsung di kawasan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo. Penyelenggara aksi menilai berbagai kasus dugaan korupsi yang mencuat di Jawa Timur perlu ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel.

Mereka juga mendesak agar tidak ada pihak yang dianggap kebal hukum serta meminta aparat penegak hukum bekerja secara profesional dalam menangani setiap laporan maupun temuan dugaan tindak pidana korupsi.

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun pihak-pihak yang disebut dalam materi kampanye aksi tersebut.

Karena itu, seluruh tuduhan dan tuntutan yang disampaikan dalam poster masih merupakan bagian dari aspirasi dan pendapat penyelenggara aksi yang perlu dibuktikan melalui proses hukum dan mekanisme yang berlaku.

Pihak kepolisian diharapkan melakukan pengamanan guna memastikan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan