PAMEKASAN, DINAMIKA POS.COM – Trainer Profesional Training Center (PTC) melaksanakan simulasi penanganan kegawatdaruratan dalam rangkaian kegiatan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) yang berlangsung pada 28 Oktober hingga 02 November 2026 di Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam memberikan pertolongan secara cepat, tepat, dan sistematis terhadap pasien dengan kondisi kegawatdaruratan, khususnya korban kecelakaan.
Dalam kegiatan tersebut, trainer PTC memberikan demonstrasi dan pendampingan praktik mengenai teknik evakuasi korban kecelakaan, mulai dari penilaian kondisi lokasi kejadian, pengamanan korban, pemindahan pasien, hingga proses transportasi menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
Peserta juga dilatih memahami prinsip keselamatan penolong dan korban agar tindakan evakuasi dapat dilakukan sesuai prosedur serta meminimalkan risiko cedera tambahan.
Salah satu materi utama yang disimulasikan adalah pengkategorian triase pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan dan prioritas penanganan. Peserta diberikan skenario kecelakaan dengan beberapa korban yang memiliki kondisi klinis berbeda, kemudian diminta melakukan penilaian awal, mengidentifikasi tanda-tanda kegawatan, serta menentukan prioritas pertolongan berdasarkan kategori triase.
Suhartono, S.Kep.,Ns.,M.Kep, selaku direktur PTC mengatakan simulasi dilakukan untuk gambaran menghadapi kasus nyata, peserta juga dilatih mental untuk mampu melakukan penanganan pada korban gawat darurat, melatih kemampuan penilaian korban, mengambil keputusan tindakan, melakukan evakuasi, mengkomunikasikan dengan pelayanan kesehatan, hingga melakukan penanganan yang tepat di fasilitas kesehatan. (01/11/26).
Simulasi ini menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan pengambilan keputusan klinis, terutama ketika tenaga kesehatan menghadapi situasi dengan jumlah korban lebih banyak dibandingkan sumber daya yang tersedia.
Melalui pelatihan BTCLS ini, PTC berharap seluruh peserta mampu meningkatkan keterampilan, kesiapsiagaan, dan profesionalisme dalam menghadapi berbagai kondisi kegawatdaruratan, baik di lingkungan rumah sakit maupun di luar fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan yang berlangsung hingga 02 November 2026 tersebut yang diselenggarakan oleh PT. Jago Statistik Center diharapkan dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional, unggul, dan kompeten.
