SUMENEP, DINAMIKAPOS– Ibadah qurban bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan perjalanan spiritual yang sarat makna—mengasah keikhlasan, meneguhkan niat, dan menumbuhkan komitmen.
Berangkat dari semangat tersebut, BPRS Bhakti Sumekar menghadirkan Tabungan Qurban, sebuah solusi keuangan syariah yang tak hanya memudahkan, tetapi juga menguatkan nilai-nilai ibadah.
Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, menyampaikan bahwa program ini lahir dari keprihatinan terhadap tantangan masyarakat dalam menyiapkan dana qurban secara konsisten. Dengan pendekatan yang ringan dan terstruktur, Tabungan Qurban hadir sebagai jalan tengah antara keuangan dan keimanan.
“Tabungan Qurban bukan sekadar produk finansial, melainkan bentuk nyata komitmen kami untuk menjadi bagian dari perjalanan ibadah masyarakat. Kami ingin memudahkan mereka menjaga niat dan istiqamah dalam menunaikan qurban,” ungkap Hairil, Rabu (14/05/2025).
Melalui setoran awal mulai dari Rp100 ribu dan kelipatan Rp50 ribu, masyarakat dari berbagai kalangan kini bisa mulai merencanakan qurban sejak jauh hari. Dana hanya dapat dicairkan menjelang Idul Adha, menjaga fokus dan konsistensi nasabah dalam menabung untuk ibadah.
Tak hanya ringan dan aman, Tabungan Qurban juga bebas biaya administrasi bulanan. Nilai tambah lainnya adalah bagi hasil kompetitif yang ditawarkan, bahkan setara dengan imbal hasil deposito jangka pendek. Program ini menjadikan qurban bukan hanya sebagai pengorbanan, tetapi juga sebagai investasi spiritual yang memberi manfaat lebih luas.
Keunggulan lain dari BPRS Bhakti Sumekar adalah pendekatan layanannya yang menyentuh langsung ke masyarakat. Melalui fasilitas antar-jemput tabungan, nasabah di wilayah pelosok hingga kepulauan tetap dapat berpartisipasi dengan mudah. Jaringan layanan yang kini menjangkau berbagai wilayah, termasuk Sumenep, Pamekasan, hingga Jember, membuat Tabungan Qurban semakin inklusif.
“Siapa pun yang memiliki niat berqurban dapat bergabung hanya dengan membawa identitas diri. Kami ingin menjadi sahabat spiritual bagi masyarakat, bukan sekadar penyedia layanan keuangan,” tutur Hairil.
Dengan mengusung tagline “Solusi Tepat Memantapkan Niat dan Menjaga Istiqamah Anda dalam Berqurban,” program ini diharapkan menjadi gerakan sosial yang mendorong semangat berbagi, memperkuat nilai kebersamaan, dan menjaga warisan ibadah qurban di tengah masyarakat.
“Kami ingin menjadi bagian dari kisah qurban di setiap keluarga. Karena bagi kami, setiap niat baik layak mendapatkan jalan terbaik,” tutup Hairil Fajar.
