SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat tercapai melalui sinergi yang kuat dan harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumenep, Senin (28/7/2025), yang digelar dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Masa Jabatan 2024–2029.

Dalam suasana khidmat di ruang sidang DPRD, Wabup KH. Imam Hasyim menyampaikan ucapan selamat kepada Hairul Anam, S.Pd., yang resmi menggantikan Bambang Eko Iswanto sebagai anggota dewan. Ia berharap kehadiran legislator baru ini mampu menyuntikkan semangat baru dalam memperkuat peran DPRD sebagai penyambung lidah rakyat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya ucapkan selamat bertugas. Semoga amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi tinggi kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekadar seremonial pelantikan, momen tersebut juga dimanfaatkan Wabup untuk menekankan pentingnya relasi yang produktif dan sinergis antara DPRD dan Pemkab.

Ia menilai bahwa kolaborasi yang erat merupakan roh dari sistem pemerintahan yang sehat, serta kunci utama dalam menciptakan kebijakan publik yang tepat sasaran dan berorientasi pada rakyat.

“Sinergi antara legislatif dan eksekutif adalah fondasi utama. Dari relasi inilah lahir kebijakan strategis—mulai dari penyusunan APBD, pengawasan program, hingga regulasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

KH. Imam Hasyim juga menggarisbawahi bahwa setiap kebijakan harus berpijak pada visi besar pembangunan yang telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sumenep 2025–2029. Menurutnya, hanya dengan kemitraan yang konstruktif dan koordinasi lintas sektor yang solid, pembangunan yang berkeadilan dan inklusif dapat terwujud.

“Kami sangat berharap DPRD tetap menjadi mitra yang kritis dan konstruktif, bukan hanya dalam pengawasan, tetapi juga dalam merumuskan solusi dan arah kebijakan. Karena masa depan Sumenep harus dibangun dengan kebersamaan, bukan dengan ego sektoral,” imbuhnya.

Mengakhiri sambutannya, Wabup KH. Imam Hasyim mengajak seluruh unsur legislatif untuk memantapkan komitmen dalam mengawal pembangunan yang tidak hanya berbasis angka dan data, tetapi juga berorientasi pada kesejahteraan riil masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. DPRD adalah mitra strategis yang menentukan arah dan keberhasilan pembangunan. Mari kita kuatkan sinergi, satukan langkah, dan perkuat integritas demi masa depan Sumenep yang lebih maju, berdaya saing, dan bermartabat,” pungkasnya.