Pamekasan, DINAMIKAPOS — Kebijakan parkir sepeda motor di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan menuai keluhan dari keluarga pasien. Mereka mengaku harus membayar tarif parkir setiap kali keluar dan masuk area parkiran, meskipun hanya sebentar untuk membeli kebutuhan pasien, (26/7/2026).
Keluhan ini terutama dirasakan oleh keluarga pasien yang berjaga dalam waktu lama di rumah sakit. Mereka kerap harus keluar-masuk untuk membeli obat, makanan, atau kebutuhan lainnya, namun tetap dikenakan biaya parkir setiap kali masuk kembali.
“Masak setiap kali keluar masuk harus bayar terus, padahal cuma keluar sebentar dan pasti kembali lagi,” ujar salah satu keluarga pasien berinisial YT dengan nada kecewa.
Menurut pengakuan keluarga pasien, mereka sudah mencoba menjelaskan kepada petugas parkir bahwa hanya keluar sementara. Namun, jawaban yang diterima terkesan normatif. “Aturannya memang seperti itu,” ujar petugas singkat.
Menanggapi hal ini, Junaidi, Koordinator Gerakan Aksi Mahasiswa Jawa Timur (GAM Jatim), menyayangkan kebijakan yang dinilai memberatkan masyarakat, khususnya keluarga pasien.
“Tidak semua keluarga pasien memiliki kondisi ekonomi yang cukup. Kalau dalam sehari harus keluar masuk sampai 10 kali, dengan tarif Rp2.000 sekali masuk, itu bisa mencapai Rp20.000. Ini jelas memberatkan,” tegas Junaidi.
Ia menilai, meskipun secara aturan sistem parkir tersebut sah, namun seharusnya ada kebijakan yang lebih humanis. Misalnya dengan memberikan tanda khusus pada kendaraan keluarga pasien, atau sistem kartu parkir yang memungkinkan akses keluar-masuk tanpa biaya berulang dalam durasi tertentu.
“Dinas Perhubungan Pamekasan harus memberikan penjelasan sekaligus mengevaluasi kebijakan ini. Rumah sakit adalah fasilitas publik yang seharusnya memberikan kemudahan, bukan justru menambah beban,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola parkir maupun Dinas Perhubungan Kabupaten Pamekasan terkait keluhan tersebut.
Kasus ini diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera mencari solusi yang adil, terutama bagi masyarakat yang sedang dalam kondisi sulit karena anggota keluarganya menjalani perawatan
